Mahasiswa Sulap Minyak Jelantah Jadi Biodiesel

Foto: Dok UGMJAKARTA – Penggunaan minyak bumi yang terus menerus dilakukan menyebabkan cairan bumi itu semakin tiris. Inilah yang melandasi lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk meneliti pemakaian energi terbarukan seperti biodiesel yang menggunakan minyak jelantah.

Kelima mahasiswa itu adalah Jolang Budiarta, Ahmad Fauzy, Mohamad Ulil Absor, Muhammad Isma’il Hamidiy, dan Taufiqur Rohman dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fakultas Teknik.”Kebanyakan dari limbah minyak jelantah ini justru dibuang ke saluran air yang dapat mencemari lingkungan. Untuk itulah, kami berlima berinisiatif untuk memanfaatkan limbah ini menjadi biodiesel,” ungkap salah satu mahasiswa, Jolang Budiarta seperti dilansir dari laman UGM, Sabtu (3/6/2017). Continue reading

Lulus UN, Ratusan Siswa Gelar Tasyakuran dengan Bagikan 1.000 Takjil

Foto: Ilustrasi OkezonePEKALONGAN – Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melakukan tasyakuran kelulusan dengan membagikan sebanyak 1.000 nasi bungkus kepada masyarakat.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Pekalongan Rusyanto mengatakan bahwa kegiatan berbagi dan peduli pada sesama itu merupakan ide murni para siswa.”Para siswa melapor kepada pihak sekolah akan melaksanakan tasyakuran kelulusan dengan cara membagikan takjil. Ide bagus ini tentunya kami dukung penuh karena hal ini akan membentuk karakter siswa yang memiliki jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesamanya,” katanya. Continue reading

Pemilihan Rektor di Tangan Presiden Akan Timbulkan Masalah Baru

Foto: ShutterstockJAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo secara mengejutkan mengungkapkan rencana pemilihan rektor akan diambil alih oleh Presiden. Politikus PDI Perjuangan itu berdalih ada ideologi selain Pancasila yang mulai merebak di kampus.

Rencana itu pun menuai pro dan kontra. Sejumlah kalangan menilai rencana itu justru mencederai independensi kampus. Rektor UIN Walisongo, Semarang Muhibbin menilai wacana yang dilontarkan Mendagri terlalu terburu-buru. Menurutnya, pemilihan rektor oleh Presiden justru menimbulkan masalah baru. Bisa jadi, rektor yang dipilih tidak sesuai dengan karakteristik kampus tertentu. Continue reading